Oleh: Drg Helmi Hirawan SpBM
Tahukah anda bahwa 80 persen manusia memiliki gigi bungsu yang terpendam? gigi bungsu yang terpendam biasa disebut gigi impaksi.
Gigi bungsu yang terpendam seringkali menyebabkan masalah dari yang
ringan sampai berat. Masalah yang berhubungan dengan gigi bungsu umumnya
adalah rasa sakit pada rahang dan kadang menyebar ke wajah dan kepala.
Rasa sakit tersebut bisa belangsung berhari-hari atau menahun sampai
berahun-tahun. Hal itu tentu saja bisa mengurangi kenyamanan dan
menurunkan kualitas hidup seseorang. Gigi terpendam juga berpotensi
menyebabkan kista rahang. Kisata rahang yang disebabkan gigi terpendam
disebut kista dentigerous. Kista rahang bisa menyebabkan tulang
yang padat berubah menjadi cairan. Perawatan kista umumnya cukup dengan
pengambilan kista tetapi bila ukurannya sangat besar terpaksa harus
dilakukan pemotongan rahang. Gigi terpendam juga bisa menyebabkan
infeksi. Infeksi yang disebabkan gigi terpendam bisa berakibat sangat
fatal. Salah satu infeksi paling menakutkan yang disebabkan gigi
terpendam adalah Phlegmon atau Ludwig’s Angina. Phlegmon yang tidak segera dirawat bisa mengakibatkan kematian dengan cepat.
Gigi terpendam yang berpotensi menyebabkan
sakit kepala, kista, infeksi, dll sebaiknya dicabut. Pengambilan gigi
terpendam disebut Odontectomy. Tindakan pencabutan gigi
terpendam biasanya menggunakan anastesi lokal sehingga pasien tidak
merasa sakit dan tidak perlu rawat inap. Pencabutan gigi terpendam
merupakan operasi minor meliputi pembukaan gusi, pembuangan tulang,
pemotongan gigi, dan penjahitan. Pasien biasanya istirahat dan pulih
dalam waktu satu sampai tiga hari. Pengambilan gigi terpendam bila
sesuai indikasi merupakan tindakan jaga-jaga terhadap masalah kesehatan
serius yang bisa menimpa kita seperti kata pepatah “Pencegahan lebih
baik dari pengobatan”.


0 komentar: