Sumber artikel dari : http://ahmadsuyadi.blogspot.com/2013/07/cara-membuat-menu-melayang-di-atas.html#ixzz2arGcuKG5

IDENTA

Clearly - Precisely - Completely

Gigi Bungsu Bisa Menyebabkan Kematian

Kalimat di atas tentu mengagetkan anda, "masa sih orang bisa mati gara-gara gigi?". Sebelum menjawab pertanyaan tersebut ada baiknya kita membaca beberapa artikel di google yang menceritakan bahwa penyebab kematian pada mummy firaun di mesir diduga karena sinusitis yang berasal dari gigi. Beberapa tahun yang lalu bahkan ada gosip yang mengatakan bahwa kematian mantan presiden RI Gus Dur diduga karena infeksi gigi. Wah kalau firaun atau presiden bisa meninggal gara-gara gigi bagaimana dengan kita masyarakat umum...
Mari kita coba membahas sedikit tentang hubungan gigi terutama gigi terpendam dengan kematian. Tubuh kita oleh Allah SWT diberi pelindung dari efek buruk paparan zat asing (bakteri, kimiawi, fisik, panas, dll). Pelindung tersebut bisa berupa kulit misalnya kulit kepala, tangan, kaki, atau berupa mukosa misalnya mukosa rongga mulut, hidung, usus. Bisa dibayangkan bila tidak ada pelidung maka zat asing tersebut bisa langsung masuk ke pembuluh darah dan menyebabkan kerusakan pada tubuh. Apabila ada gigi yang berlubang dan membusuk maka lubang pada gigi tersebut mirip jalan tol yang menghubungkan dunia luar dengan bagian dalam tubuh kita. Lubang itu akan menjadi gerbang lalu lintas segala jenis penyakit yang masuk ke tubuh kita. Selain sebagai pintu masuk, gigi yang membusuk merupakan sumber infeksi (focus of infection).
Infeksi pada gigi seperti infeksi lainnya juga bisa memburuk dan berakibat fatal. Gigi bungsu yang terpendam sebagian biasanya sulit dibersihkan karena adanya kantung gusi tempat sisa-sisa makanan bersarang. Sisa makanan tersebut kemudian dibusukkan bakteri dan menjadi sumber infeksi. Infeksi pada gigi bungsu rahang bawah bisa cepat menyebar ke rongga-rongga sekitar rahang dan leher. Rongga-rongga itu disebut spasia. Infeksi pada spasia ditandai dengan pembengkakan, rasa sakit, sulit bernafas, sakit menelan, dan demam hebat. Apabila mengenai seluruh spasia pada rahang bawah penyakitnya disebut Phlegmon. Sebelum ditemukan antibiotik kematian yang disebabkan phlegmon sangat tinggi (60%-70%) artinya dari 100 penderita 70 orang diantaranya meninggal. Meskipun sekarang tersedia antibiotik angka kematian akibat phlegmon masih cukup tinggi karena adanya resistensi terhadap antibiotik.

 Gigi Bungsu dengan Kantung Gusi yang mudah terinfeksi

Foto Panoramik. Terlihat Gigi Bungsu Terpendam yang Berlubang

Saking mengerikannya infeksi yang disebabkan gigi bungsu sehingga ada 'madzhab' General Preventive Removal' yang menyarankan seluruh gigi terpendam harus diambil sebelum terjadi masalah yang berbahaya. Sebagian ahli bedah mulut mengajukan beberapa kriteria sebagai indikasi untuk pengambilan gigi bungsu diantaranya: berlubang, pernah sakit/bengkak, sakit terus-menerus, diduga sebagai penyebab sakit kepala menahun, radang gusi sekitar gigi, dan ada tumor atau kista pada gigi tersebut.
Nah, jaga kesehatan gigi dan perhatikan gigi bungsu anda!

(Drg. Helmi Hirawan, SpBM, Lecturer, Oral & Maxillofacial Surgeon)


0 komentar:

Komentar

Alamat

Jln Kalibener 53
Ph (0281)634630
Hp 085868284622
Purwokerto - Jawa Tengah
Indonesia

Mengenai Saya

Foto saya
Drg. Helmi Hirawan, SpBM Spesialis Bedah Mulut

Jam Praktek

Tiap Hari Kerja
17.00 - 20.00 WIB
Hari Minggu/Besar TUTUP
Diberdayakan oleh Blogger.